Yang Perlu diperhatikan dalam Perencanaan :
Sebelum membuat perencanaan, ada enam hal yang harus kita perhatikan, yaitu :
1. Tekad yang kuat
Tekad sama artinya dengan motivasi yang kuat. Tanpa adanya kekuatan tekad, kita tidak akan pernah sukses dalam berbuat atau beramal. Hari, minggu, atau bulan tidak akan pernah menjadi hari, minggu atau bulan prestasi seandainya kita tidak bertekad untuk mengisinya dengan aktivitas atau amal terbaik.
2. Memiliki target yang jelas
target adalah tujuan, cita-cita atau segala sesuatu yang ingin kita capai. Tanpa adanya target yang jelas, kita tidak akan fokus melangkah. Semakin tidak jelas target dan waktu pencapaiannya, mak peluang gagalnya rencana akan semakin besar. Maka tulislah target kita dengan jelas didinding kamar, dikertas kecil, di display handphone, atau dimanapun yang mudah kita lihat sehingga kita selalu mengingatnya.
Pelajari pula teknik membuat rencana dan segera membuat rencana yang matang dan teruji. Buat program dalam bentuk rencana harian, mingguan, dan bulanan. Disini penting pula memahami skala prioritas, mana yang harus didahulukan, dan mana pula yang bisa ditunda. Mana yang harus dikerjakan, manapula yang tidak. Dr. Yusuf Al Qardhawi dalam bukunya fikih prioritas mengungkapkan urutan amal yang terpenting diantara yang penting. Patokannya :
- sangat penting dan sangat mendesak dikerjakan pada urutan pertama
- tidak penting dan sangat mendesak dikerjakan pada urutan kedua
- sangat penting dan tidak mendesak dikerjakan pada urutan ketiga
- tidak penting dan tidak mendesak dikerjakan pada utuan keempat
3. Buat rencana cadangan
kita pun harus selalu siap dengan segala kemungkinan tak terduga. Kita merencanakan, tapi Allah yang menentukan. Karena itu, buat rencana B dan C sebagai rencana cadangan bila rencana utama mengalami gangguan. Bila ada rencana cadangan, insya Allah kita tidak akan kehinlangan waktu untuk panik.
4. Rencana atau program harus realistis, terukur dan adil
hindari membuat rencana yang terlalu tinggi, tidak realistis, dan terlalu sulit dicapai. Program kitapun harus adil dan seimbang. Sebab kita harus menunaikan banyak hak, dimana setiap hak menuntut pemenuhan.
5. Disiplin dalam rencana
Sehebat apapun program dan rencana, tidak akan berarti sama sekali jika kita tidak disiplin melaksanakannya. Maka jangan tergiru oleh kegiatan, kesenangan spontan, atau pa saja yang akan menjauhkan kita dari rencana yang telah disusun. Yang tak kalah penting, lawan dan kalahkan kemalasan. Tidak ada amal yang terlaksana bila kita malas. Malas adalah kendaraan setan. Malas tidak akan mendatangkan apapun, selain kerugian dan kesengsaraan.
6. Sempurnakan setiap kali beraktivitas atau beramal
Penyempurnaan adalah tahap akhir yang akan menentukan berkualitas tidaknya amal yang kita lakukan. Kita akan mendapatkan yang terbaik, bila melakukan yang terbaik pula.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar